Kamis, 27 September 2012

Berhubungan Intim Saat Haid

Kalau kamu masih penasaran dengan baik-tidaknya berhubungan intim saat sedang haid, ini jawabannya. Berhubungan intim dengan pasangan saat kita sedang haid ternyata tidak disarankan, karena selain membuat tak nyaman, penetrasi dan orgasme yang terjadi bisa membahayakan kesehatan, baik bagi organ vital, seperti jantung dan paru-paru, maupun pada rahim. Menurut seksolog Andri Wananda dari Universitas Tarumanegara yang juga anggota Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), gelembung udara dari pembuluh darah yang terbuka akibat pelepasan dinding rahim bisa terbawa aliran darah menyumbat pembuluh darah yang menuju ke organ vital tersebut saat penetrasi terjadi dan bisa menyebabkan kematian.
Risiko perempuan terkena endometriosis juga makin besar akibat darah kotor menstruasi yang masuk lagi ke dalam perut melalui saluran telur ketika rahim berkontraksi saat orgasme. Hal ini diungkapkan oleh Prof. Dr. Li Yuan Zhong, spesialis Onkologi dari Jakarta Consultation Center. Selain itu, ketika dinding rahim meluruh dan kita memaksakan tetap berhubungan intim, bisa menimbulkan luka sehingga sperma atau darah kotor ikut masuk ke dalam tubuh. Karena tak steril, infeksi pun tak terhindarkan dan memicu trauma pada mulut rahim yang seringkali menyebabkan perut terasa mulas.
So, sebaiknya lakukan hubungan intim setelah masa haid selesai. Kalau gairah keburu memuncak akibat hormon yang meningkat saat haid, toh kamu bisa melakukan kegiatan apa pun barena pasangan yang membuat hasratmu terpuaskan tanpa perlu penetrasi. Bisa sekaligus mencoba cara dan gaya baru yang tak monoton, kan?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar