Kamis, 27 September 2012

Perempuan Bicara Tentang Seks


Pandangan perempuan dan laki-laki tentang seksualitas berbeda, itulah yang membuat porsi atau tingkat kebutuhan akan seks juga berbeda. Tapi, rupanya para perempuan pun belum tentu punya pemikiran seragam. Masing-masing melihatnya dari kacamata pribadi, sesuai dengan kepentingan dan pengetahuan mereka tentang seks itu sendiri. Simak, Fimelova.

Laki-laki dikenal bisa lebih leluasa memandang seksualitas. Tanpa cinta, kebanyakan merasa bebas melakukan hubungan intim. Laki-laki juga menjadikan seks sebagai alasan untuk menambah keintiman hubungan, sehingga umur sama sekali tak menjadi penghalang bagi mereka untuk tetap aktif berhubungan seksual dengan pasangan, selama mereka mampu. Setelah mendapatkan apa yang diinginkan, yaitu kepuasan, laki-laki cenderung terkesan “egois”, misalnya dengan lebih memilih tidur terlelap, sementara perempuan yang menjadikan seks sebagai salah satu cara mengungkapkan perasaan lebih suka tenggelam dalam kemesraan panjang sebelum dan seusai bercinta.
Begitu banyak penelitian yang sepakat dengan beberapa hal di atas. Secara umum, mungkin hal itu benar, tapi tak ada salahnya mencoba mencari tahu langsung dari para perempuan. Inilah pengakuan 4 Fimelova: Eureka Febrisyah (28 tahun, marketing consultant), Wanda Mulya (26 tahun, penerjemah), Leli Ardilla (24 tahun, volunteer), dan Sisillia Ayu (26 tahun, ibu rumah tangga)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar